Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru, teman-temanku baik clan kompak. Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan. Namaku Raib. Da…
Midah initially came from a respectable and religious family. However, due to injustices at home, she chose to escape, finding herself lost in the harsh streets of Jakarta in the 1950s. She emerged as someone who refused to surrender to her circumstances, even though she was just a singer known as “the sweet one with golden teeth,” performing as part of a street group that traveled from one…
Rara Mendut, wanita rampasan yang menolak diperistri oleh Tumenggung Wiraguna demi cintanya kepada Pranacitra. Dibesarkan di kampung nelayan pantai utara jawa, ia tumbuh menjadi gadis yang trengganis dan tak pernah ragu menyuarakan isi pikirannya. Sosoknya dianggap membangkang tatanan di lingkungan istana, dimana perempuan diharuskan bersikap halus dan patuh. Tetapi ia tak gentar, baginya lebih…
Inilah kemegahan cinta yang tulen, yang pernah berakar; dan pernah berantakan, tapi kini kembali menggaung, karena nurani yang tidak pernah menyerah. Ia dipijak, dianiaya, diperkosa, dan dipaksa untuk mati, tapi tak pernah ia merasa kalah, tak pernah ia binasa... Novel ini berkisah tentang kehidupan seorang geisha asal Manado. Pasti, sebuah novel adalah wilayah tempat imajinasi dimanjakan mena…
Tartuffe adalah drama komedi lima babak karya Moliere yang legendaris. Drama ini bercerita tentang Tartuffe, seorang munafik yang berpura-pura menjadi seorang suci yang sangat taat dan selalu mengatasnamakan Tuhan atas segala yang ia lakukan. Salah seorang korban Tartuffe adalah Orgon, bangsawan kaya di Paris. Akibat tipu daya Tartuffe, ia mengusir anak laki-lakinya dan mewariskan seluruh harta…
Bu, aku berusaha tidak hancur dihantam hidup meski sesekali rasanya hampir redup. Aku terus melawan pada dunia ini meski banyak tangis yang kusimpan sendiri. Meski dalam malam yang sepi aku mengeluh padamu lagi. Maaf untuk hal-hal yang masih gagal. Untuk pertarungan-pertarungan yang belum aku menangkan. Untuk semua kekalahan yang kadang datang berulang. Aku hanya ingin terus hidup, Bu. Aku hany…
Buku ini merupakan novel kedua Andina Dwifatma, setelah Semusim dan Semusim Lagi (2013)- pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta. Novel ini membuka mata pembaca dengan kisah Amara dan pahit manis kehidupan perempuan dalam menemukan apa yang berharga.
Mi dan Ma dan Mo tidak pernah melihat kucing seperti Nona Gigi. Tentu saja mereka sudah pernah melihat kucing biasa. Tapi Nona Gigi adalah kucing Luar Biasa, kucing yang diluar kebiasaan. Nona Gigi adalah cara lain yang dinantikan oleh Bapak dan Ibu Mo untuk menjaga Mi, Ma, dan Mo ketika keduanya keluar rumah mencari uang. Sebab di kota suara, semua uang yang tersedia di dasar laut sudah diambi…
"...Kartini tidak punya massa, apalagi uang. Yang dipunyai Kartini adalah kepekaan dan keprihatinan dan ia tulislah segala-gala perasaannya yang tertekan itu. Dan hasilnya luar biasa, selain melambungkan nama Kartini, suaranya bisa terdengar sampai jauh, bahkan sampai ke negeri asal dan akar segala kehancuran manusia Pribumi..."
Novel Saksi Mata adalah kumpulan cerita bersambung yang dipublikasikan di harian Kompas dari 2 November 1997 hingga 2 April 1998. Ceritanya berfokus pada seorang anak laki-laki berusia dua belas tahun bernama Kuntara, seorang pelajar di Kota Surabaya pada masa penjajahan Jepang. Kehidupan Kuntara digambarkan secara rinci dan mengalir, memberikan gambaran yang mendalam tentang suasana pada masa …
Cerita ini adalah sebuah cerita anak muda yang disusun sedemikian rupa, sehingga mudah untuk dibaca maupun untuk dipertunjukkan di atas panggung sebagai sandiwara satu babak. Ceritanya mengisahkan tiga anak muda dalam asrama yang berbeda-beda watak dan tabiatnya, sehingga timbul bentrokan-bentrokan yang seru, tapi yang membikin mereka lebih tegas saling mengerti dan saling kenali.
Keretakan dan Ketegangan, karangan Achdiat K. Mihardja, berisi 12 cerita pendek. Setiap cerita memiliki tema dan isi tersendiri. Pada umumnya cerita-cerita tersebut menggambarkan konflik jiwa dalam menghadapi masalah-masalah. Pengarang Achdiat K. Mihardja terkenal dengan romannya Atheis. Tidak berbeda dengan karangan termashur itu, Keretakan dan Ketegangan juga telah berhasil menarik perhati…
Roman Atheis highlights a significant development in Indonesian society since the early twentieth century: the shift from traditional to modern lifestyles. This transition has brought about conflicts and clashes between old and new ideologies, particularly in the realms of socio-cultural and political spheres.
By focusing on small units such as village traditions or household life, Raudal Tanjung Banua employs an effective narrative strategy to tackle larger realities. Small elements like knives or machetes serve as hidden focal points in his storytelling; their consistent portrayal allows them to symbolize male identity or the shadow of masculinity, provoking underlying conflicts. Without resorting …
This book contains a collection of unrelated stories that share the same setting: the struggle of Indonesia during the period of Japanese occupation up to the arrival of the Allies. Some of the titles written by Idrus include "Ave Maria," "Kejahatan Membalas Dendam," "Kota Harmoni," "Jawa Baru," "Pasar Malam Jaman Jepang," "Sanyo," "Fujinkai," "Oh..oh..oh..!", "Heiho," "Kisah Celana Pendek,"…
This bestselling book at Gramedia Bookstore for two consecutive years follows the story of five friends who have shared a deep bond for seven years. They are Arial, the most handsome; Riani, the only woman in the group; Zafran, who fancies himself a poet; Ian, the most robust; and Genta, the natural leader. Their shared passion is pursuing the impossible, from visiting the trendiest cafés in J…
**Collection of Poems 1942-1949** Until now, we haven’t been able to find all of Chairil Anwar’s poems in a single book. Some are included in *Deru Campur Debu* and *Kerikil Tajam* as well as *Yang Terampas dan Yang Putus*, while others can be found in *Tiga Menguak Takdir* and *Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45*. However, the poems from these various works are now unified in *Aku Ini Bi…
The stories in *Cerita di Balik Noda* remind us that children are a never-ending source of life’s wisdom if we choose to see them through a lens of love. Their mischief sparkles like gold, and their innocence shines like the morning sun, warming our souls. Perhaps it is the mothers, who bring children into the world, that can most readily see this with their love. It’s no surprise that m…
In a village in Indonesia, it is customary for an adult man to go out into the world. "Go and seek your fortune, my son," is a common phrase spoken by mothers in that area. But what does it truly mean to venture out? In the short story "Perantau," Gus tf Sakai beautifully explores the meaning and hopes that wanderers seek. In several other stories, Gus tf Sakai offers social critiques throug…
Kalau sampai waktuku Kumau tak seorangpun kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya yang terbuang
This is badminton, and this is Indonesia, where dreams become reality. But for Gusni Annisa Puspita, a teenager whose "strength" lies in her limitations, the dream of making her parents proud through badminton has continually eluded her. One night, a harsh reality struck her—a reality that was unyielding, a life that did not favor her, a truth that loudly proclaimed that dreaming alone wou…
*Hujan Bulan Juni* is a celebrated poetry collection by Sapardi Djoko Damono, one of Indonesia's most esteemed poets. The title translates to "Rain in June," evoking imagery of a fleeting, beautiful moment that encapsulates love and longing. The poems in this collection are characterized by their simplicity and depth, often exploring themes of nature, love, and the human experience. Damono's…
The epic novel Beauty Is a Wound combines history, satire, family tragedy, legend, humor, and romance in a sweeping polyphony. The beautiful Indo prostitute Dewi Ayu and her four daughters are beset by incest, murder, bestiality, rape, insanity, monstrosity, and the often vengeful undead. Kurniawan's gleefully grotesque hyperbole functions as a scathing critique of his young nation's troubled p…
Setelah sukses dengan Saman-nya, Ayu Utami kemudian memunculkan kelanjutan kisah empat sahabat perempuan dalam novel Larung. Tidak kalah bagus dari novel Saman, novel Larung ini seakan mengajak pembacanya untuk merefleksi moral dan keadilan hukum yang dimiliki oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia, baik rakyat maupun penguasanya. Dikisahkan, Larung ini adalah karakter baru yang akan membantu…
Kasus-kasus ganjil terjadi di Sewugunung. Mayat hilang dari kubur. Pembunuhan guru ngaji. Sirkus manusia aneh.... Menjadi saksi rangkaian kejadian itu adalah Sandi Yuda, seorang pemanjat tebing yang melecehkan gaya hidup urban maupun takhayul pedesaan. la bertemu dengan Parang Jati, seseorang yang perlahan menyingkapkan misteri maupun kerentanan, dan mengubah cara berpikir Sandi Yuda. Persahaba…