Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada. Tentang seorang kakak yang mengorbankan apa pun agar adik-adiknya bisa sekolah. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan. Dulu, sekarang, hingga kapanpun, dia adalah Kakakku.
Remi 16 tahun, hanya satu dari sedikit populasi siswa aneh dan introver di sekolahnya. Bukan kutu buku, bukan juga genius perfeksionis. Sehari-hari hanya berkhayal, berkeliaran, dan menghabiskan waktu sendirian. Karena suatu mimpi, dia bertekad melakukan perubahan dengan melibatkan Kino, ketua kelasnya yang supel. Bersama Kino, dia memulai pemberontakan yang mengajarkan hal-hal baru soal persah…
Mengejar jejal sebuah email, telah membawa faras menjelajah satu tempat ke tempat lain. Dari Borobudur hingga Tanjung Bira. Hanya untuk mencegah luapan dendam sebuah hati yang merasa memiliki sepuluh alasan untuk membunuh ayahnya. Namun, dengan sepuluh alasan pulalah Raja Ikhsan, sang pendaki tangguh akhirnya berhasil menguarkan dendam itu di puncak Mahameru. Dan, di altitude 3676, ketinggian 3…
Mari kuceritakan kisah sedih tentang kehilangan. Rasa sakit yang merupa serta perih yang menjejakkan duka. Namun, jangan terlalu bersedih, karena aku akan menceritakan pula tentang harapan. Tentang cinta yang tetap menyetia meski takdir hampir kehilangan pegangan. Mari kuceritakan tentang orang-orang yang bertemu di bawah langit sewarna biru. Orang-orang yang memilih marah, lalu saling menor…
"Aku tak percaya bapak-bapak anggota dewan, aku lebih percaya kepada dinding toilet."
Hidup A.J Fikry jauh dari yang diharapkannya. Istrinya meninggal, penjualan di toko bukunya merosot tajam, dan hartanya yang paling berharga, koleksi puisi Poe yang langka, abru saja hilang dicuri. Pelan tapi pasti dia menjauhkan diri dari semua orang di Pulau Alice. Bahkan ia tak lagi menemukan kegembiraan dari buku-buku di tokonya. Tetapi kemudian paket misterius muncul di tokonya. Paket itu …
Tema besar pertama adalah temtamg kekejaman rezim dalam pergolakan politik. Tema kedua tentang relasi sosial yang tak setara. Akibat relasi seperi itu bisa terjadi ketimpangan sosial dan kemiskinan dalam ruang-ruang ekonomi, tetapi juga melahirkan upaya-upaya bertahan hidup dengan beragam cara. Tema ketiga tentang relasi personal yang rumit melahirkan konflik-konflik tak terduga. Dan Tema terak…
Aku ini binatang jalang adalah kumpulan puisi terlengkap karya penyair terbesar Indonesia Chairil Anwar. Selama ini puisi-puisinya tersebar dalam beberapa buku seperti Deru Campur Debu, Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus. Sebagian lagi ada dalam Tiga Menguak Takdir dan Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45. Selain keseluruhan sajak asli dalam koleksi ini juga dimuat untuk pertama kaliny…
For the batik-makers, canting, the copper pens to paint batik, are their spirits. At its most glorious moment canting is blown with deep and powerful feelings that are blended with the owner’s breath. But nowadays, hand-painted batik that is made by using a canting is crushed and cornered with the emerging of the new print batik. Hand-painted batik takes months and months to make, but this ne…
An autobiographical novel. On Indonesia's Belitong Island--impoverished and tyrannized by tin-mining interests--a wily group of schoolchildren fight for their right to education.
Namanya Salva, panggilannya Ava. Namun papanya memanggil dia Saliva atau ludah karena menganggapnya tidak berguna. Ava sekeluarga pindah ke rusun nero setelah Kakek Kia meninggal. Kakek Kia, ayahnya papa, pernah memberi ava kamus sebagai hadiah ulang tahun yang ketiga. Sejak itu Ava menjadi anak yang pintar berbahasa Indonesia. Sayangnya, kebanyakan orang dewasa lebih menganggap penting anak ya…
Buku cerpen pilihan kompas 2015 sangat istimewa. Ia merangkum karya-karya para cerpenis empat generasi yang menulis dalam waktu bersamaan.
Buku ini dapat dibaca sebagai sebuah cerita petualangan di rimba raya oleh sekelompok pengumpul damar yang diburu oleh seekor harimau kelaparan. Berhari-hari mereka mencoba menyelamatkan diri mereka, dan seorang demi seorang diantara mereka jatuh menjadi korban terkaman harimau. Di tingkat lain, juga terjadi petualangan dalam diri masing-masing anggota kelompok pengumpul damar ini. Di bawah tek…
Throughout my life, I have seen creatures with four legs—dogs, pigs, or buffaloes. Some had the fur of wolves, hedgehogs, or tigers, while others had the heads of snakes, bulls, or donkeys. But they were still not animals. The way they ate at the dinner table was proper. The way they spoke was always with polite language and demeanor. They read quality books and wrote important notes. They wo…
Roman Atheis highlights a significant development in Indonesian society since the early twentieth century: the shift from traditional to modern lifestyles. This transition has brought about conflicts and clashes between old and new ideologies, particularly in the realms of socio-cultural and political spheres.
"Si Cebol Rindukan Bulan" is a novel by Aman Datuk Madjoindo, aimed specifically at teenagers, particularly those experiencing love for the first time. First published by Balai Pustaka in 1934, it was subsequently reprinted in 1949, 1956, 1960, and 2006. The novel consists of five chapters: the first, "Penghulu Wijk X"; the second, "Jamu Bangsawan"; the third, "Pangkal Celaka"; the fourth, "Dap…
The short stories are rich in content, featuring complex character development and settings. Readers are presented with a mix of cynicism and humor, melancholy and fantasy, history and folklore, blending the real with the fictional into refreshing tales that are often surprising. Each story in this collection would lose its charm if summarized for publication here. So, it's recommended that …
This book contains a collection of unrelated stories that share the same setting: the struggle of Indonesia during the period of Japanese occupation up to the arrival of the Allies. Some of the titles written by Idrus include "Ave Maria," "Kejahatan Membalas Dendam," "Kota Harmoni," "Jawa Baru," "Pasar Malam Jaman Jepang," "Sanyo," "Fujinkai," "Oh..oh..oh..!", "Heiho," "Kisah Celana Pendek,"…
This trilogy of **Dukuh Paruk**—comprising *Ronggeng Dukuh Paruk*, *Lintang Kemukus Dini Hari*, and *Jantera Bianglala*—explores the vibrant spirit of Dukuh Paruk as it revitalizes with the coronation of Srintil as the new ronggeng, replacing the last one who died twelve years prior. In this small, impoverished, and humble village, the ronggeng symbolizes their identity, and without her, th…