Novel Saksi Mata adalah kumpulan cerita bersambung yang dipublikasikan di harian Kompas dari 2 November 1997 hingga 2 April 1998. Ceritanya berfokus pada seorang anak laki-laki berusia dua belas tahun bernama Kuntara, seorang pelajar di Kota Surabaya pada masa penjajahan Jepang. Kehidupan Kuntara digambarkan secara rinci dan mengalir, memberikan gambaran yang mendalam tentang suasana pada masa …
This is the first novel in the *Gadis Tangsi* trilogy by Suprapto Brata. It tells the story of a girl named Teyi, providing a glimpse into the life of a KNIL soldier’s family in colonial Java. Teyi embodies a young woman attempting to rebel against the constraints and values of life in the barracks, including the relaxed attitudes towards life and sexuality. Will Teyi succeed in her struggle,…
Saptono lahir dan tumbuh bersama kesengsaraan bangsa pada masa penjajahan bala tentara Dai Nippon. Ia ikut kelaparan saat kota Solo menjadi ajang pergulatan paham komunis, yang disusul dengan konflik kaum pejuang kemerdekaan dengan pasukan Belanda-NICA. Dalam ketaksempurnaannya, Saptono punya tanggung jawab sebagai pembimbing bangsa dan keluarga. Sebagai penyandang cacat lahir-batin, Saptono ta…
(Cerita ini pernah dimuat bersambung pada Harian Sore Surabaya Post 17 April - 6 September 1990) Kediri, 1993, gempar! Ketika ketua panitia kompetisi bola basket antar lima kota hendak menanam kepala kerbau sebagai penanda awal pembangunan gedung olahraga khusus bola basket, di lubang itu ditemukan kepala manusia. Mulutnya tertutup saputangan, pangkal lehernya putus, dan ada sebatang anak pa…