Eka Kurniawan dalam kumpulan cerpen Cinta Tak Ada Mati memuat cerita dengan peristiwa aneh dan respons ajaib dari karakter-karakternya. Penulis menggambarkan bagaimana orang-orang buangan, pinggiran, dan mereka 'yang tak punya sesuatu apa kecuali doa', melawan kemapanan. Perlawanan itu tak datang dalam bentuk pemberontakan yang gagah, kemartiran yang diingat-ingat sepanjang masa, atau epos yang…
The short stories are rich in content, featuring complex character development and settings. Readers are presented with a mix of cynicism and humor, melancholy and fantasy, history and folklore, blending the real with the fictional into refreshing tales that are often surprising. Each story in this collection would lose its charm if summarized for publication here. So, it's recommended that …
The epic novel Beauty Is a Wound combines history, satire, family tragedy, legend, humor, and romance in a sweeping polyphony. The beautiful Indo prostitute Dewi Ayu and her four daughters are beset by incest, murder, bestiality, rape, insanity, monstrosity, and the often vengeful undead. Kurniawan's gleefully grotesque hyperbole functions as a scathing critique of his young nation's troubled p…
Di puncak rezim yang penuh kekerasan, kisah ini bermula dari satu peristiwa: dua orang polisi memerkosa seorang perempuan gila, dan dua bocah melihatnya melalui lubang di jendela. Dan seekor burung memutuskan untuk tidur panjang. Di tengah kehidupan yang keras dan brutal, si burung tidur merupakan alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai, meskipun semua orang berusaha membangunkannya.
Kalian orang-orang tolol yang percaya pada mimpi.^ Mimpi itu memberitahunya bahwa ia akan memperoleh seorang kekasih. Dalam mimpinya, si kekasih tinggal di kota kecil bernama Pangandaran. Setiap sore, lelaki yang akan menjadi kekasihnya sering berlari di sepanjang pantai ditemani seekor anjing kampung. Ia bisa melihat dadanya yang telanjang, gelap, dan basah oleh keringat, berkilauan memantulka…