Cerpen ini menceritakan tentang kisah tragis kematian Kakek penjaga surau di kota kelahiran tokoh utama itu. Dia - si Kakek, meninggal dengan menggorok lehernya sendiri setelah mendapat cerita dari Ajo Sidi-si Pembual, tentang Haji Soleh yang masuk neraka walaupun pekerjaan sehari-harinya beribadah di Masjid, persis yang dilakukan oleh si Kakek.
AA Navis is one of the few Indonesian writers with an extraordinary energy for creation. He writes across various literary genres, including poetry, short stories, novels, drama, and essays or literary critiques. In many of his works, the author, who spent his life in his birthplace in Minangkabau, consistently amplifies the human voice in all its forms. While Minangkabau often serves as both t…